Memahami Perbedaan Google Ads dan AdSense Serta Penerapanya

Kali ini saya akan membahas perbedaan Google Ads dan AdSense  yang wajib diketahui oleh para pelaku internet marketing. Karena kedua produk periklanan yang sama-sama milik mesin pencari nomor satu di dunia ini ternyata saling berkaitan erat, meskipun jauh berbeda.

Bagi Anda yang sudah terbiasa bergelut di dunia digital marketing, mungkin sudah sangat familiar dan paham betul apa saja perbedaan diantara kedua layanan Google tersebut.

Namun tidak demikian bagi Anda yang masih awam, kedua istilah tersebut bisa jadi akan membingungkan Anda.

Pemasaran dengan konsep digital marketing saat ini sudah menjadi kebutuhan mutlak bagi Anda yang ingin bisnisnya terus berkembang. Internet marketing sudah terbukti bisa memberikan peluang lebih besar karena bisa menyasar beragam target pasar.

Hal ini tidak lepas dari meningkatnya pengguna internet yang terus meningkat setiap tahunnya. Karena itu penting bagi kita untuk memahami istilah-istilah yang ada dalam dunia digital, salah satunya pemahaman tentang perbedaan Google Ads dan AdSense yang nantinya bisa memberikan Anda trafik potensial.

perbedaan google ads dan adsense

Inilah 3 Perbedaan Antara Google Ads dan AdSense yang Harus Anda Pahami

Baik Google AdSense dan Google Ads adalah dua layanan pemasaran online yang disediakan oleh Google. Namun kedua layanan ini memiliki perbedaan yang bertolak belakang, meskipun antara keduanya juga saling berhubungan.

3 Faktor Yang Membedakan antara Google Ads dan AdSense

  1. Siapa Objeknya
  2. Apa Tujuanya
  3. Bagaimana Pembayaranya

Bagi Anda yang ingin tahu apa saja yang membedakan antara kedua platform ini, berikut adalah penjelasan perbedaan Google Ads dan AdSense secara lengkapnya.

Perbedaan Berdasarkan Siapa Objeknya

Perbedaan yang paling mendasar antara Google Ads dan AdSense adalah kepada siapa kedua situs ini dibuat. Meskipun sama-sama produk layanan iklan online, namun kedua platform ini menargetkan pihak yang berbeda.

Google Ads adalah paltform yang ditujukan secara khusus untuk para pengiklan atau advertiser, yaitu orang-orang yang ingin memasarkan produknya melalui mesin pencari Google maupun website mitra yang bekerja sama dengan Google.

Berbeda dengan AdSense yang objeknya di tujukan kepada para pemilik webiste atau  publisher yang bekerja sama dengan Google untuk memasang iklan di situsnya.

Dengan begitu para pemilik website atau blog akan memperoleh pendapatan dari iklan-iklan yang ditampilkan tersebut.

Perbedaan Objek dari Google Ads dan AdSense

  • Google Ads objeknya para pemilik bisnis atau advertiser.
  • Google AdSense objeknya para pemilik website atau publisher.

Perbedaan Berdasarkan Apa Tujuanya

Selain berdasarkan objek atau pemilik,  perbedaan Google Ads dan AdSense juga terletak pada apa yang menjadi tujuan utama Anda.

Jika tujuan Anda adalah untuk menjual produk maupun layanan jasa, maka iklan Google Ads sangat cocok untuk Anda gunakan.

Keuntungan Google Ads adalah Anda akan memperoleh trafik yang sangat tertarget, artinya pengunjung yang datang memang memiliki ketertarikan dengan produk Anda.

Tapi jika Anda ternyata adalah pemilik website atau blog dengan niche tertentu yang memiliki trafik sangat besar namun belum bisa memberikan Anda penghasilan, maka Google AdSense yang harus menjadi pilihan Anda.

Tujuanya adalah mendapatkan penghasilan dari Google dengan cara menjadi publisher untuk menempatkan iklan pada halaman website Anda. Iklan-iklan yang Anda pasang tersebut merupakan iklan dari para advertiser.

Perbedaan Tujuan dari Google Ads dan AdSense

  • Google Ads bertujuan untuk memasarkan bisnis Anda.
  • Google AdSense bertujuan untuk memberikan penghasilan.

Perbedaan Berdasarkan Bagaimana Pembayaranya

Perbedaan Google Ads dan AdSense yang paling mencolok bisa dilihat dari bagaiman pembayaranya. Siapa yang harus membayar dan siapa yang berhak memperoleh bayaran.

Jika pada Google Ads, para advertiser yang harus membayar kepada Google, setiap kali iklan diklik oleh pengunjung yang tertarik. Klik ini bisa saja terjadi ketika pengunjung menelusuri langsung mesin pencari Google maupun ketika menjelajah suatu halaman milik publisher AdSense.

Sedangkan pada AdSense, justru pemilik website atau blog lah yang akan dibayar oleh Google ketika iklan yang ditampilkan pada laman atau blognya diklik oleh pengunjung. Dengan begitu pemilik website akan mendapatkan keuntungan dari iklan yang sesuai dengan konten websitenya.

Perbedaan Pembayaran dari Google Ads dan AdSense

  • Google Ads mewajibkan advertiser membayar jika terjadi klik pada iklan.
  • Google AdSense akan membayar publisher jika ada klik iklan pada halaman websitenya.

Jadi Anda Harus Menggunakan Google Ads atau AdSense?

Sama-sama platform yang menyediakan layanan pengiklanan, kedua layanan yang disediakan oleh Google ini ternyata memiliki perbedaan yang mendasar. Dengan mengetahui apa saja perbedaan Google Ads dan AdSense ini pengguna bisa memilih layanan yang tepat untuknya.

Para pelaku internet marketing kemudian bisa memilih dan memanfaatkan layanan terbaik yang sesuai dengan kebutuhannya.

Seperti misalnya pada layanan Google Ads yang ditujukan khusus untuk para pemilik usaha agar bisa meningkatkan brand awareness maupun penjualan  dari pengunjung yang mengklik penwaran iklan.

Sementara AdSense ditujukan khusus untuk para pemilik website atau blog yang ingin memperoleh penghasilan dengan cara memasang iklan pada websitenya.

Perbedaan Google Ads dan AdSense ini jelas sekali memiliki peran masing-masing secara khusus. Jangan sekali-kali Anda menggunakan kedua layanan ini secara bersama-sama pada satu website yang sama.

Hal itu selain justru akan merugikan Anda, akun Anda juga akan di banned karena melanggar ketentuan. Ingat! Google memiliki kebijakan yang ketat tentang apa yang dapat Anda iklankan di platform mereka.

Meskipun antara Google Ads dan AdSense ditujukan untuk hal yang sama, namun kepada siapa keduanya dibuat tentu berbeda. Jadi, cukup memilih salah satu diantara kedua layanan tersebut yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Tinggalkan Balasan