Inilah 5 Perbedaan Landing Page dan Website Yang Menonjol

Perbedaan landing page dan website yang menonjol bisa dilihat dari segi definisi, tujuan, audiens, konten, dan desain. 5 hal inilah yang akan saya bahas disini.

Informasi ini sebenarnya cukup penting untuk Anda ketahui, terutama jika saat ini Anda sedang menjalankan bisnis online.

Karena jika Ada masih kurang paham dan mengambil pilihan yang salah, bukan tidak mungkin hasil penjualan kelak jadi kurang maksimal.

Sudah cukup banyak orang yang bertanya-tanya apa itu landing page dan apa bedanya dengan website? Lalu mereka salah mengartikannya. Otomatis langkahnya juga menjadi keliru.

Padahal keduanya memiliki visi dan misi yang sangat berbeda!

Saya berharap kejadian seperti itu tidak terjadi dengan Anda, untuk itu pastikan Anda membaca informasi ini sampai selesai.

perbedaan landing page dan website

Hal Yang Membedakan Landing Page Dan Website

Tadi sudah saya sampaikan bahwa perbedaan landing page dan website bisa kita lihat dari berbagai hal. Nah… Sekarang mari kita bahas lebih detail hal-hal apa saja yang membedakan diantara keduanya.

Perbedaan Dari Segi Definisi

Apakah Anda sudah cukup tahu apa itu landing page?

Definisi landing page adalah HALAMAN WEBSITE yang dibuat secara khusus untuk keperluan pemasaran atau kampanye iklan.

Sedangkan definisi website adalah himpunan dari halaman-halaman berisi informasi yang saling berhubungan.

Dari definisi ini kita bisa melihat perbedaan antara landing page dan website dengan cukup jelas bukan?

Disini bisa kita simpulkan bahwa sebenarnya landing page adalah bagian dari website itu sendiri. Bahkan landing page juga disebut sebagai minisite, yang artinya website versi mini atau kecil.

Disebut mini karena landing page tidak memiliki halaman-halaman lain, atau hanya terdiri dari satu halaman saja.

Tujuan Landing Page Berbeda Dengan Website

Perlu diketahui bahwa terjadinya perbedaan antara landing page dan website ini sebenarnya karena adanya tujuan penggunaanya yang juga berbeda.

Website banyak digunakan oleh para pengusaha, untuk mempresentasikan bisnis yang dimilikinya. Tujuannya adalah memudahkan para pengunjung mencari informasi secara lebih detail seputar usaha tersebut.

Sedangkan landing page dibuat khusus untuk tujuan menjual atau menangkap prospek.

Karena tujuan landing page beda dengan website maka landing page tidak mensajikan informasi yang detail seperti halnya informasi yang terdapat pada website.

Target yang ingin diraih adalah agar pengunjung bisa tetap fokus dan secepat mungkin melakukan tindakan yang diharapkan.

Audiens Yang Berbeda

Audiens adalah sekelompok orang atau pengunjung yang datang untuk menerima informasi yang kita sampaikan.

Perbedaan landing page dan website juga bisa kita lihat dari siapa saja audiens yang ditargetkannya.

Website umumnya digunakan untuk memperoleh audiens yang lebih luas. Artinya didalam website tidak ada penargetan market secara spesifik.

Tentu audiens website beda dengan landing page yang membidik audiens secara lebih spesifik dan tertarget.

Kita tahu cara membuat landing page yang baik adalah Anda harus bisa mengenali audiens Anda. Caranya dengan membuat buyer persona terlebih dahulu.

  • Apa pekerjaan audiens Anda
  • Berapa usia dan apa Pendidikan mereka
  • Ketertarikan Hobi, rutinitas, serta perilaku ber-internet
  • Masalah apa yang sedang mereka hadapi
  • Solusi apa yang bisa Anda berikan untuk mencapai tujuan
  • Dll

Kemudian melalui strategi funnelling, Anda bisa membagikan tautan menuju landing page kepada audiens yang Anda targetkan tersebut.

Bahkan tidak jarang seorang internet marketer menyiapkan beberapa landing page yang ditujukan kepada audiens-audiens yang berbeda.

Teknik seperti ini, terbukti cukup ampuh bagi Anda yang ingin mendapatkan closing penjualan secara maksimal.

Isi Konten Yang Disajikan Tidak Sama

Salah satu perbedaan landing page dan website yang paling mencolok adalah konten. Konten yang saya maksud disini bisa berupa text, gambar, atau video.

Antara website dan landing page pasti memiliki konten didalamnya. Karena konten merupakan salah satu unsur didalam sebuah situs.

Tapi perlu Anda ketahui bahwa perbedaan konten landing page dan website sangat signifikan!

Konten yang ada didalam website sifatnya informatif dan sangat detail, berisi semua informasi yang perlu diketahui pelanggan.

Bahkan begitu detailnya hingga dibuat beberapa halaman, seperti: home, about us, contact us, artikel, pricing dan lainnya.

Halaman-halaman tersebut dihubungkan dengan menu navigasi yang biasanya terletak dibagian atas atau header.

Berbeda dengan landing page! Konten yang terdapat pada landing page lebih kearah promosi atau penawaran hard selling. Informasi yang disajikan lebih singkat tapi tetap jelas dan mengena.

Biasanya orang membuat landing page tanpa menggunakan menu navigasi atau link ke halaman lain. Artinya landing page hanya terdiri dari satu halaman saja.

Desainnya Jauh Berbeda

Anda akan bisa melihat perbedaan landing page dan website dari desain yang digunakannya. Tapi perbedaan ini bukan antara desain yang bagus dan jelek, karena ini sifatnya relatif.

Umumnya website dibuat dengan desain yang lebih atraktif dan inovatif. Sebagian orang beranggapan desain website menunjukan wajah perusahaan.

Karenanya jangan heran jika Anda melihat website-website dari perusahaan raksasa memiliki desain mahal yang begitu luar biasa. Dan saya rasa tidak ada yang salah membuat desain seperti itu!

Lalu bagaimana dengan desain landing page? Lalau antara landing page vs website siapa yang lebih baik desainnya?

Tidak! Bukan seperti itu maksudnya. Sekali lagi ini bukan masalah baik dan buruk suatu desain atau siapa yang paling unggul.

Landing page itu merupakan sebuah halaman penjualan, maka yang lebih diutamakan adalah kecepatan akses! Karena loading yang lemot bisa menurunkan konversi penjualan.

Karenanya membuat landing page harus dengan desain yang lebih simple. Maksudnya kita harus membuang resources yang tidak penting.

Misalnya penggunaan slider dan animasi yang begitu atraktif akan memakan resources yang cukup besar dan berlebihan. Maka ini harus dihilangkan.

Desain yang perlu ditonjolkan didalam landing page adalah bentuk huruf, pemilihan gambar, kontrasi warna, serta penempatan call to action atau ajakan bertindak.

Anda bisa melihat contoh landing page pada artikel saya sebelumnya. Dari contoh landing page tersebut Anda akan melihat bagaimana perbedaan landing page dan website dari segi desain atau tampilannya.

Berikut Ciri-Ciri Landing Page Yang Membedakannya Dengan Website

Agar perbedaan antara landing page dan website ini semakin jelas, ada baiknya Anda melihat juga apa saja ciri-ciri landing page yang membedakannya dengan website.

  • Landing page hanya terdiri dari satu halaman penjualan saja, sedangkan website ada banyak halaman.
  • Landing page tidak memiliki menu navigasi, sedangkan website terdapat menu navigasi ke halaman lain.
  • Biasanya landing page hanya memiliki teks, gambar, video dan call to action sementara website dapat berisi banyak modul dan fungsi.
  • Landing page berisi informasi tentang produk atau penawaran tertentu, berbeda dengan website yang mensajikan semua informasi yang perlu diketahui pengunjung.
  • Landing page memiliki desain yang simple dan spesifik sedangkan website desainnya lebih rumit dan luas.

Nah sekarang perbedaan landing page dan website sudah bisa Anda lihat dengan jelas bukan? Lalu mana yang akan Anda gunakan?

Tentu saja penggunaan landing page dan website ini harus disesuaikan dengan tujuan Anda. Juga bukan tidak mungkin untuk menggunakan keduanya.

Jika Anda berencana memulai membuat landing page gratis, Anda bisa membaca tutorial cara membuat landing page gratis di Facebook.

Akhir kata saya sampaikan terima kasih karena Anda telah membaca artikel ini sampai selesai.

Tinggalkan Komentar atau Pertanyaan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *